Blog Directory

 
Listee Account | Admin Account
 
Home -> Internet Blogs -> Ranking -> Profile
 
Andrew Pakpahan
  Digg It!

Rating: 3.9/5 (60 votes cast)

Blog Title: Andrew Pakpahan

Hi... My name is andrew and now currently working as IT administrator on my ex-university in Bandung. I love to share my opinion, my skill (if you need it) to the others.

Blog Details

Overall rank: 441895
Number of inbound blogs: 16
Number of incoming links: 16
ATOM: ATOM feed
Last update: 2008-06-09 19:27:47 GMT
Estimated value: $10,841

Analytics

Incoming clicks since last reset: 0
Outgoing clicks since last reset: 77

Latest Posts

Sistem Email Open Source yang Lengkap

Baru-baru ini aku mengalami masalah dengan server email yang berbasis Qmail (menggunakan tutorial qmailrocks+updates). Masalah yang terjadi berkaitan dengan qmail scanner yang berfungsi untuk menscan email dari virus dan juga spam yang menjengkelkan itu. 

Walaupun server email sudah kembali berjalan, aku masih mempertimbangkan untuk melakukan migrasi ke server email yang baru. Pertimbangan mengapa aku ingin melakukan migrasi adalah, instalasi qmail yang aku lakukan sudah tidak update lagi, sudah terlalu banyak bug dan juga patch-patch yang harus ditambahkan di instalasi qmail ini. 

Belum lagi webmail yang tidak terintegrasi langsung ke sistem yang berjalan. Squirrelmail walaupun berjalan dengan baik selama ini, membutuhkan banyak plugin untuk berbagai fungsi. Tampilan Squirremail ini juga sudah kelihatan ketinggalan zaman. 



Walaupun ada berbagai alternatif webmail yang lain, seperti Horde yang proses instalasinya cukup sulit itu dan juga Roundcubemail, webmail client yang menggunakan AJAX sebagai keunggulan utamanya. Tapi kembali lagi ke masalah awal, semua webmail client ini tidak terintegrasi langsung ke dalam sistem. 

Ketika ada masalah dengan mail server yang menggunakan qmail ini, akupun mulai mencari alternatif mail server yang lain. Dan syarat yang aku inginkan adalah Mail Server dengan Sistem yang terintegrasi. Yang dimaksudkan dengan terintegrasi disini adalah Mail Server ini haruslah mempunyai tampilan administrasi user, webmail client, anti virus dan anti spam yang dapat langsung diakses dari satu control panel yang web based tentunya. 

Hmm... hal di atas sepertinya sesuatu yang istimewa sekali dibandingkan dengan instalasi qmail yang aku punya sekarang ini. Walaupun untuk administrasi domain dapat menggunakan Vqadmin dan administrasi user menggunakan Qmailadmin tetapi tetap saja belum dapat memuaskan aku. 

Akupun mulai mencari sebuah sistem email yang terpadu yang dapat diandalkan dan syarat utamanya adalah open source dan mempunyai dukungan komunitas yang luas. Sehingga bila ada masalah yang dialami nantinya diharapkan dapat mudah diatasi. 

Kemudian akupun menemukan deepOfix Mail Server, sebuah distribusi linux yang sudah terintegrasi dengan Mail Server dan tampilan administrasi yang cukup impresif. Aku sudah mencoba untuk menginstallnya di VMWare dan dapat berjalan dengan baik, namun deepOfix ini sepertinya masih dalam tahap pengembangan karena tidak adanya manual untuk administrasi dan juga dukungan forum (ini yang paling penting). 


Selanjutnya dalam pencarianku, aku menemukan Zimbra sebuah platform Collaboration Suite yang sangat mengejutkanku. Aku tidak menyangka bahwa ada platform mail server yang lengkap dengan tampilan dan fitur yang cukup hebat untuk sebuah mail server yang bersifat open source. 





Setelah melihat fitur-fiturnya. Akupun mulai "sangat" mempertimbangkan untuk pindah ke platform baru ini. Apalagi Zimbra didukung oleh komunitas yang cukup kuat. Walaupun demikian permasalahan utama untuk Zimbra ini adalah, Zimbra membutuhkan resources sistem yang cukup besar. Memory minimal untuk produksi adalah 2GB dan yang direkomendasikan 4GB. Wah, berarti aku harus menggunakan sistem 64bit karena 32bit hanya support sampai 3GB saja. 

Kemudian aku harus melakukan migrasi account user dan email-emailnya bila ingin menggunakan sistem email yang baru ini. Pekerjaan yang cukup berat tapi menjanjikan kepuasan bila dapat berhasil dilakukan... hehehe...

Aku juga berencana untuk mendokumentasikan proses instalasi yang aku lakukan nantinya. Aku sudah berhasil untuk melakukan instalasi di VMWare dan tinggal menunggu untuk melakukan instalasi di mesin produksi dengan memory 3GB. 

Squid ZPH HTB-Tools Ubuntu 8.04

Pada post sebelumnya saya mencoba untuk menjelaskan pilihan-pilihan yang ada untuk bandwidth manajemen dengan menggunakan squid. Kemudian saya memilih untuk menggunakan kombinasi antara Squid ZPH dan HTB-Tools. 

Di bawah ini saya mencoba untuk menjelaskan bagaimana saya dapat menjalankan fungsi Squid ZPH di Ubuntu Server 8.04. 

Kebutuhan instalasi:
  • HTB-Tools yang sudah berfungsi normal
  • Squid 2.6.x yang sudah di patch ZPH atau Squid 2.7.x 
Sistem yang ditest berjalan dengan:
  • Ubuntu 8.04.1 Server 
  • HTB-Tools 0.3.0a
  • Squid 2.7.STABLE 3

KONFIGURASI SQUID

Tambahkan baris berikut di squid.conf

zph_mode tos
zph_local 0x30
zph_parent 0
zph_option 136

Restart konfigurasi squid

# squid -k reconfigure

KONFIGURASI HTB-TOOLS

Pertama generate konfigurasi HTB dengan q_parser, dengan perintah: 

# q_parser [interface yang digunakan] 10000 10000 [lokasi file/eth1-qos.cfg] > [direktori tujuan]/eth1-qos.sh

Contoh:

# q_parser eth1 10000 10000 /etc/htb/eth1-qos.cfg > /home/admin/eth1-qos.sh

Selanjutnya buka direktori tujuan:

# cd /home/admin 

Selanjutnya buka file eth1-qos.sh

# vi eth1-qos.sh

Kemudian cari baris berikut:

$TC qdisc add dev $DEV parent 1:0x10 handle 0x10: pfifo limit 5

Tambahkan baris berikut di bawahnya:

$TC class add dev $DEV parent 1:1 classid 1:0x15 htb rate 10Mbit
$TC filter add dev $DEV parent 1:0 protocol ip prio 1 u32 match ip protocol 0x6 0xff match ip tos 0x30 0xff flowid 1:15

Sehingga menjadi:

$TC qdisc add dev $DEV parent 1:0x10 handle 0x10: pfifo limit 5
$TC class add dev $DEV parent 1:1 classid 1:0x15 htb rate 10Mbit
$TC filter add dev $DEV parent 1:0 protocol ip prio 1 u32 match ip protocol 0x6 0xff match ip tos 0x30 0xff flowid 1:15

Setelah menyimpan file eth1-qos.sh, selanjutnya buat file tersebut dapat dieksekusi oleh sistem:

# chmod +x eth1-qos.sh

Kemudian eksekusi file tersebut dengan perintah:

# ./eth1-qos.sh

Terimakasih untuk:


Solusi Bandwidth Management

Optimalisasi penggunaan bandwidth adalah salah satu kewajiban dari administrator jaringan di suatu institusi atau kantor. Penggunaan bandwidth haruslah diusahakan seoptimal mungkin, sehingga pemakaian internet oleh user dapat dikontrol dengan baik. 

Bandwidth management dapat dilakukan dengan berbagai cara,  mulai dari squid dengan delay_poolsnya yang cukup efektif untuk membatasi akses melalui http (port 80) dan kemudian penggunaan HTB yang dapat digunakan untuk mengontrol traffic untuk semua port. 

Squid, selain berfungsi untuk bandwidth manajemen memungkinkan penggunanya untuk menghemat bandwidth internet. Squid berfungsi sebagai proxy server, sehingga halaman/file yang sudah diakses oleh pengguna yang menggunakan proxy server yang sama akan disimpan di dalam memory/harddisk. Sehingga ketika pengguna lain ingin mengakses halaman website/file yang sama. Proxy server tinggal memberikan data yang ada di dalam cachenya, sehingga tidak menggunakan koneksi internet lagi. Hal ini menguntungkan kedua belah pihak, karena pengguna akan mendapatkan halaman/file yang diinginkan lebih cepat (karena menggunakan koneksi lokal) dan bandwidth internet secara keseluruhan akan dihemat karena proxy server tidak lagi mengunduh data yang diinginkan pengguna dari internet. 

Permasalahan selanjutnya adalah apabila proxy server dan bandwidth manajemen (HTB)berada dalam satu server yang sama. HTB yang dijalankan dalam satu server dengan proxy akan membatasi semua jenis koneksi yang berasal dari server,  tidak perduli apakah traffic itu berasal dari internet atau berasal dari cache proxy. Konfigurasi seperti ini tidak efisien, karena seharusnya pengguna dapat mengunduh data yang terdapat di cache proxy dengan kecepatan penuh. Tanpa dibatasi oleh HTB. 

Contoh: 

Apabila bandwidth yang tersedia sebesar 512kbps dan dibagi untuk 4 client, masing-masing 128kbps. (Pembatasan dilakukan dengan menggunakan HTB) 

Maka bandwidth maksimum yang didapatkan oleh client (pengguna) adalah 128kbps, ketika koneksi penuh. Tidak perduli apakah data yang diakses itu sudah berada di cache proxy atau tidak. 

Yang kita inginkan adalah apabila data yang ingin diakes sudah berada di cache proxy, maka client tersebut harus dapat mengunduhnya dengan kecepatan LAN biasa (100mbps). 

Solusi:

Ada beberapa macam solusi yang saya temukan untuk permasalahan ini. 

1. Menggunakan Mikrotik <--> Squid with Tproxy  (2 Box)
2. Menggunakan Squid with ZPH <--> Mikrotik (2 Box)

3. Menggunakan Squid with ZPH+HTB (1 Box)

Dari berbagai solusi yang ada, akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan pilihan yang ketiga. Tapi biar post ini gak terlalu panjang, jadi nanti aku post lagi khusus untuk konfigurasi Squid ZPH+HTB-Tools. 

Forum linux.or.id lagi down sih, tadinya mau ikutan diskusi disana juga. Mau berbagi pengalaman juga ama yang lain. Siapa tau ada yang menghadapi masalah yang sama.
 

How to Disable Qmail Queue Scanner?

Recently I have problem with qmail, it can't send or receive email because qmail-scanner error problem.  

(/var/log/maillog) 
Requeuing: Insecure directory in $ENV{PATH} while running with -T switch at /var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl line 1351,line 51.

So I remove qmail-scanner-queue for temporary. 

#vi /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run

Search this line below and remove it

QMAILQUEUE="/var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl" ; export QMAILQUEUE 

Before 

#!/bin/sh
QMAILQUEUE="/var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl" ; export QMAILQUEUE
QMAILDUID=`id -u vpopmail`
NOFILESGID=`id -g vpopmail`
MAXSMTPD=`cat /var/qmail/control/concurrencyincoming`
...
...
...

After

#!/bin/sh
QMAILDUID=`id -u vpopmail`
NOFILESGID=`id -g vpopmail`
MAXSMTPD=`cat /var/qmail/control/concurrencyincoming`
...
...
...

Then, qmail working without qmail queue scanner.

Mail Server Error! Siap-siap migrasi ke Mail Server Baru

Seminggu ini aku berusaha agar mail server yang telah berjalan selama 2 tahun lebih itu dapat berfungsi dengan normal kembali. Berbagai jenis forum sudah aku kunjungi, berbagai jenis kata kunci sudah aku gunakan di google dan juga yahoo search. Beratus-ratus halaman sudah aku baca tapi tetap saja aku tidak menemukan solusi yang tepat untuk permasalahan di mail server ini. 


Apa yang harus aku lakukan dengan error di bawah ini? (*diambil dari /var/log/maillog server email) 

Requeuing: Insecure directory in $ENV{PATH} while running with -T switch at /var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl line 1351, line 51.

Mungkin ada yang tahu solusi dari masalah ini? Aku sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi. Mail Server ini tadinya berjalan dengan "baik" selama kurang lebih dua tahun.  

Adapun mail server ini menggunakan : 
  • OS: Fedora Core 4 (Iya, aku tau udah versi lama... tapi masih stabil lho..) 
  • Qmailrocks (Ini sumber dari semua masalah itu ) 
Mungkin memang sudah saatnya aku membangun server email yang baru, yang lebih stabil dan mudah manajemennya. 

Sekarang aku lagi menjajaki untuk membangun server email dengan menggunakan: 
  • Ubuntu 8.04 
  • Zimbra Collaboration Suite
Siap Berjuang!!! Where there is a will. There is a way.

Install ipp2p di Ubuntu Hardy (8.04) Server

Traffik p2p yang berada pada layer 7 TCP/IP tidak dapat di blok begitu saja menggunakan iptables yang terinstall di ubuntu dapper. Untuk mem-filter paket-paket p2p diperlukan plugin tambahan pada netfilter diantaranya ipp2p yang dapat diperoleh dari http://www.ipp2p.org/

Setelah coba cari-cari kesana kemari barangkali sudah ada paket deb dari ipp2p ternyata hasilnya nihil. Jadi untuk menginstall ipp2p mau tidak mau harus di compile sendiri.

# apt-get install build-essential

# apt-get install linux-headers

# apt-get install iptables-dev

ambil source dari kernel dan iptables

# apt-get install linux-source

# apt-get source iptables

silakan sesuaikan versi kernel dengan yang Anda gunakan. source kernel hasil apt-get ada di /usr/src/linux-source-2.6.24.tar.bz2 silakan di ekstrak

# cd /usr/src $sudo tar xvjf linux-source-2.6.24.tar.bz2

dan buat symbolic link /usr/src/linux ke hasil ekstract tadi

# sudo ln -s /usr/src/linux-source-2.6.24 /usr/src/linux

Source iptables hasil apt-get ada di folder yang aktif. copy dan ekstrak ke /usr/src sehingga didapat folder /usr/src/iptables-1.3.8.0debian1 persiapan sudah selesai, silakan unduh source ipp2p dari http://ipp2p.org/downloads/ipp2p-0.8.2.tar.gz  dan juga file patchnya! (ini penting untuk menghindari error seperti ini) 

make -C /lib/modules/2.6.24-19-server/build SUBDIRS=/usr/src/ipp2p-0.8.2 modules

make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.24-19-server'

  CC [M]  /usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.o

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c: In function âmatchâ:

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c:751: error: âconst struct sk_buffâ has no member named ânhâ

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c: At top level:

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c:871: warning: initialization from incompatible pointer type

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c:874: warning: initialization from incompatible pointer type

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c: In function âinitâ:

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c:883: error: implicit declaration of function âipt_register_matchâ

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c: In function âfiniâ:

/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.c:888: error: implicit declaration of function âipt_unregister_matchâ

make[2]: *** [/usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.o] Error 1

make[1]: *** [_module_/usr/src/ipp2p-0.8.2] Error 2

make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.24-19-server'

make: *** [ipt_ipp2p.ko] Error 2

Pertama download file ipp2p

# wget http://ipp2p.org/downloads/ipp2p-0.8.2.tar.gz

Selanjutnya download file patch

# wget http://sources.gentoo.org/viewcvs.py/*checkout*/gentoo-x86/net-firewall/ipp2p/files/ipp2p-0.8.2-kernel-2.6.22.patch

# tar xvzf ipp2p-0.8.2.tar.gz

# cd ipp2p-0.8.2

Sebelum dicompile, harus ada baris yang diedit terlebih dahulu di makefilenya

# vi Makefile 

Cari baris ini: ld -shared -o libipt_ipp2p.so libipt_ipp2p.o
Kemudian ganti dengan ini: $(CC) -shared -o libipt_ipp2p.so libipt_ipp2p.o

# patch -p1 <../ipp2p-0.8.2-kernel-2.6.22.patch

patching file ipt_ipp2p.c

Selanjutnya kompile ipp2p

# make

make -C /lib/modules/2.6.24-19-server/build SUBDIRS=/usr/src/ipp2p-0.8.2 modules

make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.24-19-server'

  CC [M]  /usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.o

  Building modules, stage 2.

  MODPOST 1 modules

  CC      /usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.mod.o

  LD [M]  /usr/src/ipp2p-0.8.2/ipt_ipp2p.ko

make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.24-19-server'

gcc -O3 -Wall -DIPTABLES_VERSION="1.3.8" -I/usr/src/iptables-1.3.8/include -fPIC -c libipt_ipp2p.c

gcc -shared -o libipt_ipp2p.so libipt_ipp2p.o


Setelah selesai, ini adalah isi dari direktori ipp2p

# ls

COPYING      ipt_ipp2p.ko     ipt_ipp2p.o     libipt_ipp2p.so  README

ipt_ipp2p.c  ipt_ipp2p.mod.c  libipt_ipp2p.c  Makefile

ipt_ipp2p.h  ipt_ipp2p.mod.o  libipt_ipp2p.o  Module.symvers

Copy file tersebut ke library iptables

# cp libipt_ipp2p.so /lib/iptables
# cp ipt_ipp2p.ko /lib/modules/`uname -r`/kernel/net/ipv4/netfilter

lalu jalankan depmod

# depmod -a

silakan test apakah sudah bisa digunakan

$ sudo iptables -m ipp2p –-help

kalo udah ada, silakan baca manual untuk menggunakannya ^_^ untuk mengucapkan selamat tinggal pada paket2 p2p silakan ketikkan:

$sudo iptables -A FORWARD -m ipp2p –ipp2p -j DROP

referensi:




Blok Established Connection di Server dengan Cutter

Baru dapet "ilmu" baru untuk ngedrop establised connection di server. Caranya dengan menggunakan aplikasi cutter.


Cara menggunakannya cukup mudah. Misalnya anda ingin memblok koneksi http (port 80) dari IP 10.0.0.21, cukup dengan:

#cutter 10.0.0.21 80 

Cukup mudah bukan! Ini ada contoh yang saya ambil langsung dari websitenya:

cutter ip-address

Example: "cutter 10.10.0.45"

Cuts all connections passing through the firewall between any ports on the specified ip-address (either a "private" or "public" address) and any other hosts. This can be used to close down all incoming connections to a particular server, all outgoing connections from a particular client or all outgoing connections to a server.
cutter ip-address port

Example: "cutter 200.1.2.3 80"

Cuts all connections to or from the specified ip-address/port pair. This allows the user to be a little more specific than the previous example and allows targetting of specific services on specific hosts.
cutter ip-address-1 port-1 ip-address-2

Example "cutter 200.1.2.3 22 10.10.0.45"

Cuts all connections between ip-address-2 and ip-address-1/port-1. This allows the user to cut connections between a specified "client" and a particular service on a specified host. Our example closes host 10.10.0.45's SSH connection to server  200.1.2.3.
cutter ip-address-1 port-1 ip-address-2 port-2

Example: "cutter 200.1.2.3 22 10.10.0.45 32451"

Cuts the specific connection between the two ip/port number pairs given.

Cara blok peer to peer di jaringan dengan server linux

Barusan nyari cara ngeblok peer to peer client di linux, ternyata caranya cukup mudah cukup dengan menginstall L7 filter dan kemudian jalankan konfigurasi di firewall (iptables) dan selesai. 


Di bawah ini link ke tutorialnya 


How to block p2p traffic: 

Google Chrome Lebih Cepat Membuka Website Google (Blogger, Gmail, Google Search)

Sekarang aku lagi posting pake Google Chrome, perasaan sih lebih cepat waktu membuka website-website yang kepunyaaan Google, seperti Gmail, Google Search , Youtube, dll.  Apa itu cuman perasaan aku aja  ya? 


Soalnya selama ini aku menggunakan Opera dan Firefox secara rutin juga jadi bisa langsung kelihatan perbedaannya. 

Tapi untuk membuka website lainnya, sepertinya kecepatan Google Chrome ini masih sama/lebih lambat dari Opera atau Firefox. Jadi gak sabar nunggu versi stablenya. Kapan ya?


Membatasi voucher hotspot mikrotik berdasarkan waktu aktif

Ini dapet dari forum mikrotik indonesia:


Pertama tama pastikan userman anda sudah bekerja dengan baik. saya hanya sedikit memberikan contoh nilai voucher [misal: murah] Rp. 10.000,- dengan access internet selama 100 menit dan masa expirednya hingga 14 hari. saya pikir anda pasti sudah memahami besaran tersebut.

kedua: membuat expired time
- pada menu credits
- click add
- beri name=murah
- beri time=2w ini sama dengan 14 hari
- full price=10000
- tekan add untuk selesai.

ketiga: membuat user dengan nilai voucher murah dan berapa speed yang diberikan.
- pada menu users
- click add
- isikan username pada kotak user name
- isikan password pada kotak password
- isikan lama access pada kotak uptime-limit=1h40m
- isikan speed: bila diperlukan
- Rate limit RX=32000 TX=28000
- Burst Rate RX=44000 TX=44000 [bila perlu]
- Burst time RX=10 TX=10 [bila perlu]
- set priority [bila perlu]
- set dan arahkan murah pada kotak pemilih add time

cara diatas adalah user tersebut akan menggunakan access internet 100 menit atau 14 hari masa aktif terhitung sejak login pertama adapun speed yang dimiliki user tersebut pada 10 detik pertama akan menggunakan speed 44kbps downloading dan 44kbps uploading dan setelah sepuluh detik pertama tersebut speed tersebut akan menjadi 32kbps downloading dan 28kbps untuk uploading.

note:

4w2d=30 hari dan 1h40m=100 menit
tapi ingat usermanager tidak bisa set dengan satu bulan, tapi bisa set dengan berapa hari aktif time nya. ... itu semua terserah anda mau jualan dengan harga dan lama berapa...

Google Chrome

Hari ini aku baru aja nyobain Google Chrome browser baru yang mempunyai fitur-fitur yang tidak dipunyai oleh internet browser lain sekarang ini. 


Di bawah ini screenshot blog aku di Google Chrome (penting gak sih? hehehe) 

Oh iya, kalau kamu download Google Chrome dari websitenya google http://www.google.com/chrome nanti yang dapat malah online installer, jadi harus konek ke internet lagi untuk download filenya. 

Nah untuk mendownload installer yang versi offline linknya di bawah ini 



FATAL: The url_rewriter helpers are crashing too rapidly, need help!

Judul di atas adalah kata kunci yang aku gunakan untuk mengatasi masalah di Proxy Server yang menggunakan Squid.

Sekarang aku ceritain dulu awal permasalahannya.

Sewaktu aku coba menyalakan Server Proxy yang menggunakan squid, sepertinya tidak ada masalah karena sistem mengeluarkan status OK ketika aku menjalankan squid dengan perintah di bawah ini.

#/etc/init.d/squid start
* Starting Squid HTTP proxy squid [ OK ]
Tapi kenyataannya service squid tidak berjalan sama sekali, kemudian aku mencoba untuk melihat keadaan log file squid (/var/log/squid). Tetap saja tidak ada masalah yang tercatat disana.

Selanjutnya aku coba cari perintah untuk menjalankan squid dengan mode debug, supaya aku bisa tau masalahnya dimana, dengan perintah.

# squid -NCd10
2008/08/25 10:27:18| Starting Squid Cache version 2.6.STABLE14 for i386-debian-linux-gnu...
2008/08/25 10:27:18| Process ID 12575
2008/08/25 10:27:18| With 1024 file descriptors available
2008/08/25 10:27:18| Using epoll for the IO loop
2008/08/25 10:27:18| Performing DNS Tests...
2008/08/25 10:27:18| Successful DNS name lookup tests...
2008/08/25 10:27:18| DNS Socket created at 0.0.0.0, port 33147, FD 5
2008/08/25 10:27:18| Adding nameserver 127.0.0.1 from squid.conf
2008/08/25 10:27:18| Adding nameserver 208.67.222.222 from squid.conf
2008/08/25 10:27:18| Adding nameserver 208.67.220.220 from squid.conf
2008/08/25 10:27:18| Adding nameserver 202.155.0.10 from squid.conf
2008/08/25 10:27:18| Adding nameserver 202.155.0.15 from squid.conf
2008/08/25 10:27:18| helperOpenServers: Starting 12 'squidGuard' processes
2008/08/25 10:27:19| User-Agent logging is disabled.
2008/08/25 10:27:19| Referer logging is disabled.
2008/08/25 10:27:19| Unlinkd pipe opened on FD 22
2008/08/25 10:27:19| Swap maxSize 3072000 KB, estimated 236307 objects
2008/08/25 10:27:19| Target number of buckets: 11815
2008/08/25 10:27:19| Using 16384 Store buckets
2008/08/25 10:27:19| Max Mem size: 131072 KB
2008/08/25 10:27:19| Max Swap size: 3072000 KB
2008/08/25 10:27:19| Local cache digest enabled; rebuild/rewrite every 3600/3600 sec
2008/08/25 10:27:19| Rebuilding storage in /var/spool/squid (DIRTY)
2008/08/25 10:27:19| Using Round Robin store dir selection
2008/08/25 10:27:19| Current Directory is /root
2008/08/25 10:27:19| Loaded Icons.
2008/08/25 10:27:19| Accepting transparently proxied HTTP connections at 0.0.0.0, port 3128, FD 24.
2008/08/25 10:27:19| Accepting ICP messages at 0.0.0.0, port 3130, FD 25.
2008/08/25 10:27:19| HTCP Disabled.
2008/08/25 10:27:19| WCCP Disabled.
2008/08/25 10:27:19| Ready to serve requests.
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #2 (FD 7) exited
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #12 (FD 17) exited
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #11 (FD 16) exited
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #10 (FD 15) exited
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #9 (FD 14) exited
2008/08/25 10:27:19| WARNING: url_rewriter #8 (FD 13) exited
2008/08/25 10:27:19| Too few url_rewriter processes are running
FATAL: The url_rewriter helpers are crashing too rapidly, need help!

Aborted


Wah sepertinya aku ada masalah dengan url_rewriter dan dalam masalah ini url_rewriterku menggunakan squidGuard. Selanjutnya aku cari di google dengan keyword judul post ini dan ketemu kalau masalahnya pasti di SquidGuardnya. Ada yang bilang karena log squidGuardnya kegedean dan ada juga yang sampai install ulang proxynya.

Akhirnya aku baru keinget kalau sebelumnya aku ada compile ulang domains.db dari squidGuard di /var/lib/squidguard/porn/. Setelah buka direktori tersebut dan melihat file permissionnya, ketemu deh kalau masalahnya itu adalah file permission untuk domains.db masih dimiliki oleh root dari yang seharusnya dimiliki oleh proxy (default ubuntu) .

Setelah ganti permission filenya dengan perintah:

#chown proxy:proxy domains.db

dan selanjutnya jalankan squid proxy dengan perintah:

#/etc/init.d/squid start

Hasilnya, squid kembali berfungsi dengan baik.

Coba Pakai/Install Group-Office

Hari ini saya baru selesai install group-office, sebuah sistem task management dan juga event scheduling yang berbasis PHP+MySQL. Server yang aku pakai menggunakan Fedora Core 4 dan juga MySQL v.5.x dan PHP v. 4.

Setelah menyelesaikan proses instalasi yang cukup mudah, akhirnya halaman login group-office muncul juga :)



Tapi di sebelah atas kiri kok ada tulisan

Notice: A session had already been started - ignoring session_start() in /var/www/html/groupoffice/Group-Office.php on line 73

Hmm.. Mungkin ada masalah dengan versi PHPnya yah. Memang sih udah saatnya untuk upgrade dengan versi yang baru. Cuman saya masih menganggap versi ini sudah cukup dan stabil.

OK. Setelah itu saya coba untuk membuka file Group-Office.php dengan Dreamweaver dan mendisable baris ke 73 yang berisikan session_start();


Dan hasilnya aplikasi pun dapat dibuka dengan baik. Untung aja cuman itu masalahnya. Kalau harus nyari-nyari lagi khan lebih repot jadinya.

iPhone 3G Ad

Memang beda perusahaan di US dengan di Indonesia, begitu ada produk baru diluncurkan, data di websitepun langsung diupdate. Gambar-gambar di bawah ini di dapat dari website Apple.com.



Oh iya, akhirnya iklan video iPhone 3G ada juga di websitenya, cuman gak bisa ditampilin disini soalnya gak bisa diembed langsung..

Ini linknya aja ya : http://www.apple.com/iphone/gallery/ads/hallway/

ps.
- Gak kerasa udah jam 02.23 skrg, wah saatnya untuk tidur. Mimpi punya iPhone 3G ah... :)
- Belanda vs Italia : 2 vs 0 (Hidup Belanda!!!)

iPhone 3G Without Video Call?

Akhirnya WWDC 2008 Keynote selesai juga. Sesuai dugaanku diakhiri dengan diluncurkannya iPhone 3G yang baru. Tapi tidak sesuai harapan, fitur yang ditonjolkan hanya kecepatan data transfer melalui jaringan 3G dan juga fitur GPS Built-in yang dimiliki oleh iPhone 3G.

Steve tidak menyinggung sama sekali mengenai video call, secondary camer di sebelah depan dan juga fitur-fitur baru yang nantinya akan dimiliki oleh iPhone 3G. Mungkin karena pada awal sesi, sudah dipresentasikan berbagai macam software baru yang nantinya akan dinikmati oleh pengguna iPhone. Walaupun bagi orang Indonesia, semua software yang dipresentasikan (kecuali game) hampir tidak berguna, karena kurangnya konten lokal yang dapat diakses oleh pengguna. Software iPhone 2.0 yang diperkenalkan memang menekankan pada kemudahan konektivitas jaringan ditunjang dengan aplikasi baru MobileMe (www.me.com) yang nantinya menggantikan .mac yang sudah lama digunakan oleh pengguna Mac.

Sebenarnya diakhir sesi, ada iklan (ad) dari iPhone 3G yang baru ini. Tapi sepertinya belum ada yang menguploadnya, padahal aku sudah tidak sabar untuk melihatnya.

Jadi gak sabar lagi untuk menunggu hasil review selengkapnya tentang iPhone 3G ini, dan kalau memang bisa didapatkan dengan harga $199 & $299 kayanya wajib punya. Say gud bai deh ama N73.. hehehe..














ps: Rumania vs Prancis skor akhirnya: 0 - 0, dan skrg lagi ada Belanda vs Italia. Nonton gak ya? Hehehe..



iPhone 3G Launched

Akhirnya Apple meluncurkan juga produk iPhone terbarunya, iPhone 3G.

Harganya untuk versi 8GB = $199, 16GB = $299.

Wah kapan ya dijual di Indonesia, pasti aku beli satu kalo gitu.. Hehehe

Sayangnya diantara negara2 yang ada di presentasi Apple Indonesia tidak termasuk.. hiks..hiks..

Nunggu Launching Iphone 2.0

Tadinya aku berencana untuk tidur cepat malam ini. Jam 10 ngantuk sudah mulai melanda. Tapi setelah mencoba untuk tiduran, kok gak bisa-bisa. Coba nyalain tv nonton Euro 2008 lagi ada Rumania vs Perancis skrg lg 0-0, trus sambil browsing2 di tempat tidur. Eh, baru keinget kalo bentar lagi Iphone 2.0 mau dilaunch di WWDC 2008.

Ah.. Jadi semangat buat pantengin live coveragenya disini:

http://www.macrumorslive.com/

http://www.engadget.com/2008/06/09/steve-jobs-keynote-live-from-wwdc-2008/

Berhubung aku gak bisa hadir langsung, jadi yah bisa dapet live updatenya ajah udah syukur.

But I believe someday I'll be there... :)

Penasaran banget nih tentang semua gosip produk baru dari apple. Mulai dari Mac OS X yang baru "Snow Leopard" dan yang pasti Iphone 2.0 yang kabarnya (hampir pasti) ada fitur 3G, video call, built-in GPS. Wah.. Dengan interface rancangan Apple semuanya itu pasti wah banget.

Ntar kalo produknya udah bener2 di launch aku mau posting lagi.. Jadi dag..dig..dug nih... Hehehe

Posting Baru di tahun 2008

Tidak terasa sekarang sudah bulan Juni. Berarti posting terakhir yang aku buat itu adalah 7 bulan yang lalu.. Wah lama juga ya..

Hmm.. Seperti biasa di waktu liburan seperti ini, aku baru ada waktu (masa sih? emang kemana aja mas... :P) untuk menulis sesuatu di blogku ini.

Untuk post pertama di tahun ini cukup segini dulu deh.. Moga-moga ntar bisa nulis yang lain lagi.. :)

Inikah post terakhirku di tahun ini?

Yak, komplit lah sudah kemalasanku (skrg pake aku aja yah, lagi males pake gw2 :P) dalam mengupdate blog ini . Jadilah blogku ini tidak ada post baru setelah persis sebulan lamanya...

Nah sekarang sudah tanggal 16 Desember 2007 dan di kampus tercinta UNAI liburan akhir semester sudah dimulai nah berarti tugas mengajar untuk semester ini sudah selesai juga.....
Dan berakhir juga "penyiksaan" yang harus diterima oleh peserta kelas pemrograman web dan jaringan komputer semester ini. Hehehe..

Untuk mahasiswa/i-ku Sebenarnya merupakan suatu kesenangan tersendiri bisa mengajar kalian semester ini. Bisa berbagi ilmu bersama kalian itu sebenarnya merupakan salah satu cita-cita dalam hidupku (duh.. so sweet bngt kayanya)... Walaupun caranya mungkin kurang berkenan di hati kalian, but I still want the best for you all lah...

Oleh karena itu melalui post ini aku mau meminta maaf sebesar-besarnya untuk mahasiswa/i yang mengambil kelasku untuk semester ini....

  • Maaf untuk yang dikeluarkan dari kelas gara2 tidak bawa buku,
  • Maaf untuk yang disuruh nyanyi karena telat datang,
  • Maaf karena banyak pertemuan yang "bolong" dan tidak ada make-up class (tapi kalian senang juga khan?)
  • Maaf karena materi untuk pertemuannya kurang "berbobot"
  • Maaf untuk tugas-tugasnya yang menyusahkan,
  • Maaf untuk ujian-ujiannya yang buat stress (masih ingat foto di bawah?),
  • Maaf untuk yang dikasih nilai 0 karena mencontek,
  • Maaf untuk yang nilainya dikurangi 50% karena kasih contekan,
  • Maaf karena tugas finalnya kayanya susah banget (padahal gampang sebenarnya),
  • Maaf juga untuk yang dapat incomplete (I) karena tidak mengumpulkan tugas final,
  • Maaf yang paling maaf adalah buat yang dapat nilai C-, D dan F karena berbagai macam hal.
  • dan masih banyak lagi maaf-maaf yang tidak bisa disebutkan satu persatu,

Oh iya, salah satu persyaratan untuk tugas final pemrograman berbasis web adalah membuat link ke blogku ini dari website masing-masing. Lumayanlah buat nambah-nambah reference link. Daftar link ke website mereka ada di sebelah kanan halaman ini.

Nah sebagai akhir dari post ini aku juga mau mengucapkan Selamat Tahun Baru untuk semua yang mengunjungi blog ini.




Hari ini 16 November 2007

Wah... Setelah melihat tanggal terakhir gue nulis di blog ini gue kaget juga. Ternyata gue udah gak pernah lagi nulis post baru sejak bulan juli 2007. Dasar gue memang payah dalam hal yang satu ini, padahal udah berkali-kali berkomitmen untuk mengupdate isi blog ini minimal satu minggu sekali. Tapi ujung-ujungnya pasti jadinya blog ini terlantar untuk sekian lama. Tapi gue rasa teman-teman blogger sekalian pasti banyak juga yang menderita "penyakit" yang sama ama gue.... Bener gak?

Oh iya, kemaren gue baru baca blognya raditya dika, itu juga gara-gara gw ngeliat temen gue ketawa-ketawa sendiri, trus gue nanya ama dia "Lo lagi baca apa sich?" trus dia bilang "Ini loh blognya Raditya Dika pengarang buku Radikus Makan Kakus". Dalam hati gue bilang "Oh buku itu". Ternyata bener yang Arthur bilang, kalau yang nulis buku itu orangnya gokil abis... Baru kali ini gw baca blog orang yang bisa bikin gw ketawa abis. Thanks ya Raditya Dika... Ntar deh gw beli bukunya, kalo ada duit.. Hehehe

Lomba Kaos detikINET

Sebagai pembaca setia dari detikinet, gw akhirnya tertarik juga untuk ikutan dalam lomba kaos detikinet.

Walaupun setelah melihat dari begitu banyak desain yang sudah ikut serta dan banyak desain yang bagus, tapi kelihatannya belum ada yang menawarkan konsep yang seperti gw buat ini (kalo gak salah liat ya?)

Langsung aja ke konsep kaosnya:

Konsep utama

  • Semua pembaca setia detikinet pasti haus akan informasi, dan dengan mengakses informasi yang tersedia di detikinet secara tidak langsung membentuk komunitas digital yang sering disingkat detikinet. Oleh karena desain kaos mempunyai tema bahwa kita mencintai detikinet dan bangga dengannya.
  • Semua warna dan font yang digunakan pada desain ini merupakan warna yang terdapat dalam logo detikinet, sehingga membuat desain menjadi lebih sederhana dan terasa lebih menyatu dengan website detikinet.com.
Desain Bagian Depan
  • Menampilkan gambar hati (love) berwarna merah yang adalah warna dari lambang detik.com dengan tulisan "Do you love e-community?" dengan logo dari detiiknet di sebelah bawah.
Desain Bagian Belakang
  • Menampilkan tulisan i love e-community, www.detikinet.com. Yang merupakan gabungan dari tulisan "i" dari logo detikinet dan gambar hati (love) dan tulisan e-community.







Simple Hacking in Melsa's Free Wifi Internet Access at BIP

In my previous post I told you that I'm using free internet hotspot from melsa for creating these post. And I told that I'm able to do a "simple hacking" with this connection.

After disappointed with the internet connection speed I decided to do some "extra activities" with this wireless connection.

First I used Softperfect network Scanner for scanning the network and this is the result.


Hmm... There are several computer detected with this "simple" software. And what surprising me is I'm able to access their shared folder!!!

Then I tried to create a folder and then I realize that I already done "a simple hacking" with a "very simple" way...
Not only one computer that I found have a writable shared folder, this is the another screenshot.
This time I add one folder and write a message for her/him.

I hope with little experience, you all will be aware of this and carefully using your shared folder...



Using Melsa's Free Internet Hotspot at BIP

I have visited BIP (Bandung Indah Plaza) for many times, cause I've been living in Bandung for 5 year. But the different is this time, I bring my notebook with me for trying Melsa's free wi-fi internet access in BIP's food court. This is my first time accessing internet in public hotspot and I've planned to do survey about it's speed and system, but something surprising me... That I'm able to do "little hacking" in this place (I'll tell you about this on the next post).

I knew that I must registered first to access internet with this free hotspot. So I came to the counter and fill the form, and I was lucky that I was able to see her input my data to the system. But I don't know what software they're using. Then I got my username and password.

Then after I ordering 'fried rice' from the food counter. I switched on my notebook and began my 'wireless adventure'.


When I accessing a page, automatically my request redirected to the login page with extra two pages full of advertisement. It's a little bit disturbing though, but I think this is the consequences of using free internet right? Then after logging in I tried to access some websites. Yup the access is fast when I accessing local websites: www.detik.com, www.kompas.co.id. But the connection so slow if I try to open not local websites.

Uugghh... I tried to download a file and the maximum speed I got only 0,5 KB/s.

Oh... Ini toh gunanya NetStumbler

Mmm... Kayanya baru dua hari yang lalu ya gw nulis (ato ngetik? bodo ah...) di blog ini, tapi gpp lah mumpung gw lagi rajin nulis. Yah tau aja kalo gw juga kemalasan untuk menulis blog ini juga seringkala melanda... Hehehe

Mmm... Ud hampir dua bulan setelah di ada instalasi wireless network yang baru di UNAI. Instalasinya sendiri dilakukan oleh ats-com (ggp lah sekalian promosiin mereka ;)), yang biayanya sekitar xxx (censored) maaf ya yang ini rahasia perusahaan. Sebenarnya untuk wireless network sendiri di UNAI sudah ada lama, menggunakan DLink-2100AP sebagai Access Pointnya dan menggunakan antenna panel sekitar 10db (kalo gak salah ya...). Alatnya sendiri ada tiga unit dan semuanya masih diletakkan di dalam bangunan yang strategis (alah....)

Nah sekarang apa yang beda dengan instalasi wireless network yang baru ini? Yang beda itu adalah kita sekarang menggunakan alat-alat yang sudah outdoor dan sekarang diletakkan diatas bangunan-bangunan. Posisinya ada di atas gedung perpustakaan dan kemudian diatas GOR. Alat-alatnya sendiri sebenarnya gak beda banget dengan alat yang indoor, access pointnya menggunakan Linksys WRT54GL dan diinstall DD-WRT (duh... pengen buat tutorial untuk konfigurasinya sich sebenarnya). Kemudian antenna yang digunakan adalah antena panel yang 16db.

Wah... kayanya gw ud menyimpang jauh nich dari judul post ini. Abis gak asyik kalo gak diceritain latar belakang gw menggunakan Netstumbler ini. Netstumbler ini sebenarnya merupakan software yang serbaguna dan banyak direkomendasikan untuk digunakan sebagai alat survey untuk wireless network. Kenapa direkomendasikan? Tentu saja karena Netstumbler menyediakan "pitur-pitur" yang bermanfaat untuk keperluan wireless network analysis. Pertama kali install program ini mungkin dua tahun yang lalu dan waktu itu masih bingung gunanya buat apa. Walaupun tau fungsi program ini untuk mendetect wireless network yang ada, tapi masih juga meragukan fungsinya. Karena gw pikir apa bedanya dengan yang bawaan Windows kalo cuman untuk mendetect wireless network aja?

Nah ini guna Netstumbler (Sesuai dengan urutan Usage & Configuration Examplesnya) :

  • Wireless LAN Auditing
    • Pemilik dari wireless LAn dapat menggunan NetStumbler untuk memverifikasikan bahwa sebuah area tercover dengan signal yang bagus. Netstumbler juga dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh coverage area diluar daerah yang dituju
  • Wireless LAN Coverage Verification
    • Pemilik dari wireless LAn dapat menggunan NetStumbler untuk memverifikasikan bahwa sebuah area tercover dengan signal yang bagus. Netstumbler juga dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh coverage area diluar daerah yang dituju
  • Sitesurvey
    • Ketika melakukan instalasi atau troubleshooting dari sebuah wirelss LAN, adalah hal yang penting untuk menentukan lokasi dan channel yang sedapat mungkin menghindari interference (gangguan sinyal). Site survey biasanya termasuk mencari tahu apa yang sudah ada (microwave ovens, cordless phones, radio hams) yang menggunakan frekuensi radio seperti wireless LAN. Sebuah survey harus dilakukan sebelum instalasi dari wireless LAN yang baru, dan kemudian survei selanjutnya sebaiknya dilakukan sesudah instalasi. Site survey secara menyeluruh mengharuskan hardware yang khusus sepert RF spectrum analyzer, tapi Netstumbler dapat juga digunakan sebagai bagian dari site survey.
  • Wardriving
    • Wardriving adalah "olahraga" yang mendeteksi dan/atau mencari lokasi dari wireless LAN. Netstumbler adalah alat yang sangat populer untuk wardriving, karena kegunaannya dan integrasi GPS.
  • Antenna Positioning
    • Ketika memasang antena, NetStumbler dapat digunakan untuk membantuk mendapatkan posisi dan sudut yang paling baik.
Wuih... banyak juga ya gunanya. Ternyata memang tool yang satu ini memang sangat berguna. Jaringan yang ada dapat diklasifikasikan berdasarkan channel, SSID dan kemudian kita bisa melihat apakah jaringan itu terenkripsi atau tidak. Yang gw rasakan paling bermanfaat itu waktu melakukan Wireless LAN coverage verification dengan cara "berjalan-jalan" keliling kampus. Kita bisa tau berapa kekuatan signal dari AP itu sebenarnya dan langsung tercatat statistik kekuatan signal dan waktunya (enak ya....) , bukan hanya dari indikator Low, Good, Very Good, Excellent (Windows banget).

Andaikata gw juga punya alat GPS juga, Netstumbler ini juga bisa terintegrasi dengan baik dan kemudian kita bisa langsung membuat peta coverage wireless LAN ini (Wow!!)

Nah sekian dulu ya post gw kali ini, sebenarnya gw mau kasi screenshot waktu sitesurvey. Tapi lain kali aja ya... Kalo ada yang penasaran request di comment :D

Arghhh..... ":@#$%^{'|)*!?>,< Pusying...

Sesuai dengan judul post ini, begitulah keadaan dari otak gw sekarang ini. Pusying... pusying... dan pusying... Walaupun sekarang itu masa liburan kuliah, tapi tetap aja kerjaan gak berkurang, tapi tambah banyak. Huh.... Selain kerjaan rutin, di summer ini kerjaan bertambah banyak dengan proyek-proyek yang harus dikerjakan.

Sekarang ini gw lagi ngerjain sistem administrasi akademik berbasis web di UNAI. Walaupun sebenarnya sistem administrasi terkomputerisasi sudah ada, namun banyak hambatan untuk dapat mengimplementasikannya secara menyeluruh. Mulai dari masalah jaringan yang belum stabil, instalasi software yang susah, interface yang tidak "user friendly", sampai masalah klasik yaitu "gaptek". Yah, tapi tetap aja kita harus optimis dalam menjalani pekerjaan (betul gak), moga-moga aja dengan adanya software yang berbasis web ini nantinya UNAI jadi makin maju (cielieh.... hehehe).

Mmm... Sekarang gw pengen nyeritain masalah software ini yah... Gw pengen "refreshing" sejenak dan menuangkan unek2 gw di blog ini.

Setelah sekian lama gw gak pernah "coding" setelah melewati masa-masa S1 (alah... gaya banget), akhirnya gw harus nostalgia dengan PHP + MySQL dan teman-temannya. Sebenarnya sich "coding" itu salah satu kegiatan favorit gw dari dulu, gw paling seneng namanya yang ama if else dan temen2nya itu. Tapi berhubung kerjaan gw sebelumnya gak pernah menuntut coding-coding ini yah jadinya gw lupa-lupa inget (huu... emang dasarnya ud pelupa) cara coding yang baik dan benar (yang harus object oriented lah, dll).

Sebenarnya kerjaan gw yang satu ini sich susah-susah gampang, soalnya gw "hanya" menggunakan database yang existing (yang sudah ada). Kemudian membuat tampilan berbasis web yang mudah digunakan. Pemrograman PHPnya sendiri sich gak terlalu susah, banyak resources yang bisa dijadikan panduan dalam memprogram. Yang menjadi masalah itu adalah konektivitas yang menggunakan odbc untuk databasenya karena gw menggunakan Microsoft SQL Server 2000 sebagai databasenya. Masalahnya sich cuman waktu mau query ke database aja, di bagian yang lainnya codingnya hampir sama. Dan kebetulan gw harus mensupport ke dua jenis database ini (MySQL dan MSSQL), karena tampilan nilai online di online.unai.edu harus menggunakan MySQL... Dan jadilah gw harus mendevelop untuk dua-duanya...

Cukupp.... cukuplah membahas mengenai hal-hal yang memusingkan itu...

Oh iya, sebagai hiburan sekalian memperindah tampilan interface web, gw mulai mendesain beberapa tampilan dasarnya... Desain awalnya itu seperti ini... Seperti yang sekarang digunakan di online.unai.edu.


Nah ini dia tampilan login untuk mahasiswa. Ada yang merasa familiar?
Hehehe... Tampilannya emang berdasarkan dari halaman login Wordpress (duh jadi malu...)


Kemudian ada juga halaman login untuk dosen, tampilannya hampir sama, yang membedakan cuman nama modulnya aja... ;)

Nah yang berikut ini interface bagian dalamnya (ps. perhatikan ada sesuatu yang "gak pas" di gambar di bawah?)


Sekian dulu ya.... Silahkan beri ide, komentar, kritik dan saran....

 
 
 

Copyright 2006-2007 OnToplist.com, All Rights Reserved
Powered by OnToplist.com :: blog directory and blogging community.